Siti Khadijah bukan wanita biasa.

Posted: 18 Februari 2010 in RELIGI ISLAM

Siti Khadijah binti Khuwailid bin Asad bin Abdul Uzza bin Qushai dari berasal dari golongan pembesar Mekkah. Siti Khadijah merupakan seorang wanita yang berasal dari suku kaum Asadiyah, yaitu satu keturunan Quraisy yang amat dihormati dan disegani.

Beliau dilahirkan pada tahun 68 sebelum hijrah yaitu 15 tahun sebelum tahun gajah, tahun kelahiran Nabi Muhammad s.a.w. Beliau diasuh dan dibesarkan oleh ibu bapaknya dengan penuh kasih sayang serta diberikan tarbiah yang sempurna. Beliau menikah dengan Nabi Muhammad s.a.w ketika berumur 40 tahun, manakala Nabi Muhammad berumur 25 tahun.

Khadijah merupakan wanita kaya raya dan terkenal. Beliau hidup mewah dengan hartanya sendiri. Meskipun memiliki kekayaan melimpah, Khadijah merasa kesepian hidup menyendiri tanpa suami. Pada suatu hari, suatu pagi, dengan penuh kegembiraan ia pergi ke rumah pamannya, iaitu Waraqah bin Naufal. Ia berkata: “Tadi malam aku bermimpi sangat menakjubkan. Aku melihat matahari berputar-putar di atas kota Mekkah, lalu turun ke arah bumi. Ia semakin mendekat dan semakin mendekat. Aku terus memperhatikannya untuk melihat kemana ia turun. Ternyata ia turun dan memasuki rumahku. Cahayanya yang sangat agung itu membuatku terkagum. Lalu aku terbangun dari tidurku”.

Waraqah mengatakan: “Aku sampaikan berita gembira kepadamu, bahwa seorang lelaki agung dan mulia akan datang meminangmu. Ia memiliki kedudukan penting dan kemasyhuran yang semakin hari semakin meningkat”. Tak lama kemudian Khadijah ditakdirkan menjadi isteri Rasulullah SAW. Ketika Nabi Muhammad masih muda dan dikenal sebagai pemuda yang lurus dan jujur, telah diperkenalkan untuk ikut menjualkan barang dagangan Khadijah.

Hal yang lebih banyak menarik perhatian Khadijah adalah kemuliaan jiwa Nabi Muhammad SAW. Khadijah lah yang lebih dahulu mengajukan permohonan untuk menikah dengan Nabi Muhammad. Semua itu berlaku dengan usaha orang tengah yaitu Nafisah Binti Munyah dan peminangan dibuat melalui paman Nabi yaitu Abu Thalib. Keluarga terdekat Khadijah tidak menyetujui rencana pernikahan ini. Namun Khadijah sudah tertarik oleh kejujuran, kebersihan dan sifat-sifat istimewa Nabi Muhammad ini, sehingga beliau tidak mempedulikan segala kritikan dan kecaman dari keluarga dan kerabatnya.

Khadijah yang juga seorang yang cerdas, mengenai ketertarikannya kepada Muhammad mengatakan, “Jika segala kenikmatan hidup diserahkan kepadaku, dunia dan kekuasaan para raja Iran dan Romawi diberikan kepadaku, tetapi aku tidak hidup bersamamu, maka semua itu bagiku tak lebih berharga daripada sebelah sayap seekor nyamuk.”

Sewaktu malaikat turun membawa wahyu kepada Nabi Muhammad maka Khadijah adalah orang pertama yang mengakui kenabian suaminya, dan wanita pertama yang memeluk serta menerima Islam. Sepanjang hidupnya bersama Rasulullah SAW, Khadijah begitu setia menyertai Rasul dalam setiap peristiwa suka dan duka. Setiap kali suaminya ke Gua Hira’, beliau pasti menyiapkan semua perbekalan dan keperluannya. Seandainya Rasulullah SAW agak lama tidak pulang, beliau akan meninjau untuk memastikan keselamatan Rasul.

Sekiranya Rasul khusyu bermunajat, beliau tinggal di rumah dengan sabar sehingga Rasul pulang. Apabila suaminya sedang berkesusahan serta berada dalam keadaan gelisah, beliau coba sekuat mungkin mententeram dan menghiburkannya sehingga suaminya benar-benar merasa tenang.

Setiap ancaman dan penganiayaan dihadapi bersama. Malah dalam banyak kegiatan ibadah Rasulullah SAW, Khadijah pasti bersama dan membantu beliau seperti menyediakan air untuk mengambil wudhu Rasulullah SAW menyebut keistimewaan terpenting Khadijah dalam salah satu sabdanya, “Di saat semua orang mengusir dan menjauhiku, ia beriman kepadaku. Ketika semua orang mendustakan aku, ia meyakini kejujuranku. Sewaktu semua orang menyisihku, ia menyerahkan seluruh harta kekayaannya kepadaku.”

Siti Khadijah telah hidup bersama-sama Nabi Muhammad selama 24 tahun dan wafat dalam usia 64 tahun 6 bulan.

About these ads
Komentar
  1. Tri Sigit Sulistyo mengatakan:

    siti hadijah = wanita idaman

  2. CNI Memang HEBAT mengatakan:

    Jika Anda mengantungkan diri pada keberuntungan saja, maka Anda membuat hidup Anda seperti lotere.

  3. Imaliadi mengatakan:

    kenapa cerita tentang siti khadijah sedikit betul, bisa ngk ditambahkan lagi…????

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s