Keuntungan Memiliki Bokong Besar

Posted: 13 Februari 2010 in KESEHATAN

  • Kabar gembira bagi Anda yang memiliki bokong agak besar dan bentuk tubuh seperti buah pir. Menurut tim peneliti dari Harvard Medical School, Amerika Serikat, wanita yang bentuk bokongnya bulat dan tubuhnya seperti buah pir, risiko terkena diabetes tipe 2 dan tekanan darah tingginya lebih kecil.

    Tim peneliti melakukan percobaan dengan menyuntikkan lemak pada bagian bokong dan pinggang tikus. Mereka menemukan bahwa kemampuan tubuh tikus mengatur gula darah hormon insulin (hormon utama yang berkaitan dengan diabetes) menjadi lebih baik. Berat badan tikus pun berkurang.

    Para peneliti terkejut dengan kenyataan bahwa lemak subkutan (lemak yang disimpan di bawah kulit sebagai lawan dari lemak viseral) menghasilkan efek kesehatan yang positif. Hal ini ini menunjukkan bahwa tidak semua lemak buruk bahkan malah dibutuhkan tubuh.

    Tetapi bukan berarti tidak masalah jika Anda menimbun lemak di bagian bokong. Anda tetap harus menjaga berat badan agar tetap normal, karena ada hubungan yang sangat kuat antara diabetes tipe 2 dan berat badan. Agar terhindar dari diabetes tipe 2 ada lima cara yang bisa dilakukan, yaitu :

    1. Olahraga
    Aktivitas fisik dapat menurunkan kadar gula dalam darah dan meningkatkan sensitivitas hormon insulin. Jadi, selalu olahraga secara teratur untuk menjaga kadar gula dalam darah tetap stabil.

    2. Perbanyak konsumsi serat
    Serat juga bisa mengurangi risiko penyakit jantung dan diabetes. Berat badan juga bisa dikontrol bahkan dikurangi dengan konsumsi serat.

    3. Perbanyak konsumsi gandum
    Perbanyak konsumsi gandum, karena sangat baik untuk menjaga gula darah tetap stabil dan mengurangi risiko diabetes. Beberapa sel kanker juga bisa dilawan dengan zat-zat yang terkandung dalam gandum.

    4. Kurangi berat badan
    Sebuah penelitian menunjukkan orang dewasa yang kelebihan berat badan dan olahraga secara teratur serta mengurangi berat tubuhnya, risiko terkena diabetes berkurang hingga 58 persen selama sekitar tiga tahun.

    5. Variasi makanan
    Fokuslah pada diet rendah karbohidarat dan rendah gula. Cobalah untuk mengonsumsi beragam buah dan sayuran. Variasikan makanan yang dikonsumsi sehingga Anda tidak bosan dengan menu makanan sehat.

  • Iklan

    Tinggalkan Balasan

    Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

    Logo WordPress.com

    You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

    Gambar Twitter

    You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

    Foto Facebook

    You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

    Foto Google+

    You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

    Connecting to %s